Dewan Balikpapan Minta OPD Maksimalkan Serapan Anggaran
POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN: DPRD Kota Balikpapan melalui Komisi III meminta organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan memaksimalkan serapan anggaran 2026. Evaluasi terhadap program yang belum berjalan dinilai penting dilakukan sebelum pembahasan APBD Perubahan 2026.
Ketua
Komisi III DPRD Balikpapan, H. Yusri, mengatakan OPD perlu mengevaluasi sisa
waktu tahun anggaran berjalan serta memperkuat sinergi dalam pelaksanaan
pembangunan, khususnya di bidang infrastruktur.
Menurut
dia, program yang menjadi prioritas harus disesuaikan dengan kebutuhan
masyarakat dan memberikan dampak langsung bagi warga.
“OPD
harus memaksimalkan serapan anggaran dengan mempertimbangkan skala prioritas
program yang berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Yusri, Jum'at
(4/9/2026).
Politikus
Partai Golkar itu menjelaskan, sejumlah program pembangunan yang telah masuk
dalam APBD 2026 masih menunggu realisasi dana bagi hasil (DBH) kurang salur
dari pemerintah pusat.
Ia
berharap dana DBH kurang salur sekitar Rp400 miliar dapat segera diterima
sehingga mampu menopang berbagai program pembangunan yang telah direncanakan
Pemerintah Kota Balikpapan.
“Dari
beberapa program yang belum berjalan, mudah-mudahan melalui APBD Perubahan 2026
bisa dilaksanakan,” ujarnya.
Yusri
mengaku tetap optimistis target penyerapan anggaran dapat tercapai setelah APBD
Perubahan 2026 disepakati dan program-program yang tertunda mulai
direalisasikan.
“Kalau
tidak optimistis berarti kita tidak punya tujuan. Paling tidak, optimistis itu
harus tetap kita miliki untuk mencapai target,” katanya.
Lebih
lanjut, Yusri mengatakan pembahasan APBD Perubahan 2026 kemungkinan dilakukan
pada pekan depan. Namun, jadwal pastinya masih menunggu arahan dari pimpinan
DPRD Kota Balikpapan.
“Rencana
pembahasan kemungkinan Senin atau Selasa minggu depan. Kita masih menunggu
informasi dari pimpinan DPRD terkait pembahasan APBD Perubahan 2026,”
pungkasnya.(mid)